Bersaing Sehat

Memenangkan persaingan dalam satu tim dengan menghalalkan segala cara akan merugikan Anda. Boleh jadi Anda memenangkan persaingan namun Anda akan kehilangan teman. Persaingan adalah fitrah manusia, namun saat bersaing dalam tim, bersainglah dengan cara sehat dan saling melengkapi (completing).

Percayalah, setiap orang punya potensi, talenta dan kelebihan yang berbeda. Anda akan semakin kuat justru saat Anda mendukung rekan satu tim Anda untuk mengasah talentanya. Bahkan apabila rekan satu tim Anda tak tahu kelebihan yang mereka miliki sedangkan Anda tahu, maka beritahukanlah.

Bersaing dengan cara menjatuhkan rekan satu tim atau satu profesi justru akan menjatuhkan Anda. Bukan hanya itu, Anda akan kehilangan banyak teman baik. Persaingan itu perlu tapi bersainglah secara sehat. Coba renungkan, berapa banyak rekor dunia olah raga renang yang tercipta apabila seorang perenang berenang sendirian?

Persaingan sehat itu alat untuk menilai Anda. Sebagian besar Anda mungkin sudah punya resolusi tahunan dan target bulanan. Tetapi bagaimana jika Anda ingin tahu tentang kemajuan Anda hari ini? Bagaimana Anda mengukurnya?

Boleh jadi Anda bangga karena target Anda tercapai. Tetapi jangan-jangan target Anda yang terlalu rendah. Maka cara yang terbaik adalah membandingkan apa yang dilakukan orang lain di lini pekerjaan yang sama. Apakah Anda lebih baik, teringgal atau rata-rata?

Persaingan sehat itu juga meningkatkan persahabatan. Saya punya Akademi Trainer yang berupaya keras melahirkan trainer-trainer berkarakter. Saya dengan para alumni atau sesama alumni Akademi Trainer tentu juga bersaing. Tetapi persaingan itu malah membuat persahabatan kami semakin menguat bahkan saling melengkapi satu dengan yang lain. Muncul pula kolaborasi-kolaborasi baru yang tidak saya duga sebelumnya. Bagi teman-teman yang ingin bergabung di Akadem Trainer silakan hubungi mbak Weni 0812-1632-0707.

Saya yakin setiap Anda pasti ingin menang dan menjadi yang terbaik di bidang yang Anda tekuni. Namun satu hal yang harus Anda pastikan, bahwa Anda memenangkan persaingan bukan dengan cara menjatuhkan dan merendahkan orang lain.

Yakinlah, bila Anda membantu anggota tim atau teman seprofesi Anda mengeluarkan talenta terbaiknya, itu akan mempercepat kemenangan Anda. Anda menang dan punya banyak teman, nikmat kan?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


TBnCbatch8


Bagikan

7 thoughts on “Bersaing Sehat

  1. imanudin

    setuju Kek, jangan karena pengen kaya secara instan sampai menghalalkan segala cara untuk menyaingi lawannya…

    Reply
  2. Prapti

    cok kali gacok cocok.

    Tambah lagi kalau niatan prestasi kita untuk membantu teman kita dapet pahala dua kali……..

    Matur nuwun inspirasinya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>