Kekuatan Kalimat Positif

Saat kuliah di IPB (Institut Pertanian Bogor) saya pernah merasa stress. Selain nilai yang jelek, saya harus berjibaku mencari uang untuk biaya hidup, dan sering jatuh sakit. Saya sempat berpikir untuk tidak meneruskan kuliah. Namun, nasihat seorang teman menguatkan saya, “Kalau kamu sudah malas kuliah anggap saja kuliah itu untuk membahagikan orang tuamu.”

Tahun 1990, ketika saya berada dititik nadir, saya melepas stres dengan jalan-jalan ke toko buku. Di toko buku itu saya melihat sebuah buku berjudul “Berpikir dan Berjiwa Besar”. Dari beberapa lembar yang saya baca ada satu kata yang masih saya ingat hingga sekarang: “Jika kamu berpikir bisa pasti kamu bisa!”

Kata-kata ini menghujam kuat dalam pikiran dan hati saya. Sejak saat itu saya selalu punya keberanian untuk menghadapi setiap tantangan disertai keyakinan bahwa saya pasti bisa. Setelah itu, saya mulai menuliskan impian saya diantaranya: “Saya akan menjadi nara sumber di televisi sebelum tahun 2000.” Saya juga menuliskan: “Tulisan saya pasti dimuat di koran nasional sebelum tahun 2005.”

Walau beberapa teman saya bilang, “Edan kamu, wajah kamu gak fotogenik kok mau muncul di televisi, paling tulisan kamu dimuat di kolom Nah Ini Dia Pos Kota. He he he..” Karena keyakinan bahwa “jika saya berpikir bisa pasti saya bisa” sudah mendarah daging saya cuekin saja ucapan itu.

Hasilnya? Tahun 1998 saya sudah menjadi nara sumber di ANTV. Sayapun pernah menjadi nara sumber di MetroTV, RCTI, TransTV, Sun TV, TVRI dan beberapa TV kabel. Sementara itu, tahun 1992 tulisan saya dimuat di rubrik Opini koran Republika dengan judul: “Jangan Hisap Darah Kami”. Bahkan sejak tahun 2000 hingga sekarang tulisan saya sudah ratusan kali dimuat di koran dan majalah nasional.

Ya, kalimat “Jika kamu berpikir bisa pasti kamu bisa!” itu telah mengubah perjalanan hidup saya ke arah yang lebih positif. Saya  berharap Anda pun memiliki kalimat positif yang mensugesti hidup Anda ke arah derajat yang lebih tinggi. Apa kalimat positif Anda? Silahkan share di website ini…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan

27 thoughts on “Kekuatan Kalimat Positif

  1. agusp

    Mantappp pak.
    Saya yakin saya bisa. Yakin usaha sampai…
    Itu yg selalu mengiang ngiang di otaku namun masih ada bisikan bisikan negatif yg sering muncul untuk melemahkannya. dg membawa tulisan pak Jamil rasanya bisikan negatif yg mengendurkan semangat saya semakin hari semakin hilang. Terima kasih pak JamilN salam sukses mulia

    Reply
  2. Jamil

    Agus, cuekin saja bisikan negatif itu. Kita harus menentukan hidup kita sendiri, salam SuksesMulia. Khalik HR terima kasih ya. Jamil Azzaini

    Reply
  3. iswan

    Allah sesuai prasangka hambaNya kepadaNYa. Jd sy yakin Pak, bahwa Allah akan menghebatkan saya.

    Reply
  4. L

    ga tau apa ini termasuk kalimat positif or ga. tapi sy sgt terkesan dgn kata2 dari novelnya paulo coelho yang alchemist, yang terjemahannya kira2 :
    alam semesta mendukung kita (kita->apa yg kita pikirkan).
    Sejak itu slalu sy usahakan gmanapun berpikir positif, krn jika sebaliknya,bbrp kali pengalaman terjadi apa yg saya khawatirkan/takuti benar2 terjadi.

    Reply
  5. Ririn Septiani

    Betul pak, saya juga sudah membuktikannya. Biasanya saya bilang “Kalo temen2 saya bisa, saya pasti bisa”. Jadi termotivasi u/ terus berusaha dengan hati ringan dan lapang.

    Reply
  6. andi djunaidi

    Thanks Mas Jamil sudah mengingatkan,dan untuk saling mengingatkan ada ayat Al Qur’an Al Kariim :
    “Jika Kamu Bersyukur, niscaya aku (Allah swt) akan tambahkan kenikmatan itu bagi kamu”.

    Reply
  7. AMYunus

    Kadang kalimat positif itu semacam membohongi perasaan yang ada di dalam hati. :) Maaf sebelumnya, Pak. Saya bukannya tidak setuju, hanya memberikan opini saja. Saya sendiri tetap berusaha untuk mengucapkan kalimat kalimat positif. Menghindari kalimat negatif terutama diawali dengan kata `jangan` :)

    Reply
  8. anindita

    “Semangat-Semangat-Semangat”

    Kalimat itu yang selalu mengiringi langkah saya untuk menuntut ilmu jauh dari keluarga seperti saat ini. Terima kasih mas Jamil :)

    Reply
  9. wily09

    Mantap. Salam kenal Pak. sy orang yang sedang mencari pencerahan. sy sedang terperosok dalam lubang yang dalam dan gelap dalam perjalan hidup ini. Mohon pencerahan dan doa Bapak dan temens semua. terima kasih

    Reply
  10. dewo

    saya tambah ya pak.. “Jika kamu berpikir bisa pasti kamu bisa! Lakukanlah dari sekarang dan jangan pernah menunda!!”

    Reply
  11. iip

    saya pasti BISA!
    tahun ini saya bisa: nulis paper di jurnal internasional, test IELTS dengan nilai 7, menyelesaikan website

    Reply
  12. DENI

    saya akan pergi haji / umrah dengan kedua orang tua saya, dengan istri saya dan dengan kedua orang mertua saya tahun 2012.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>